Ramai Dibicarakan, Begini Daya Tarik Sambalan Mba Put di Brebes
Lensa Lokal —
Usaha ini dikelola oleh seorang perempuan bernama Puput, yang lebih akrab disapa Mba Put. "Asal mulanya sambel Mba Put itu dari nama ownernya sendiri" jelas adik dari pemilik usaha ini. Sambalan Mba Put inilah yang menjadi identitas khas usahanya. Ia memulai usaha ini dari hobi memasak serta keahlian dalam meracik sambal. Sambal yang dibuat dengan cara dadakan menjadi kesan utama dalam usaha Sambalan Mba Put ini sesuai dengan jargon logonya “Jagonya Sambel Dadak”. "Sambel disini dibikin langsung di tempat biar tetap segar rasa sambelnya" ujar salah satu karyawan.
Sesuai namanya, yang menjadi menu utama adalah sambalnya. Mba Put menyajikan empat jenis sambal yang dapat dipesan yaitu; sambal lamongan, sambal tempong, sambal korek, dan sambal ijo. Sambal tersebut memiliki ciri khas masing-masing yang dapat dipesan sesuai selera dan keinginan. Menurut Aisyah sambal lamongan memiliki rasa cenderung manis tetapi masih tetap ada sensasi pedasnya. Jadi, bagi orang yang pecinta pedas sambal lamongan ini kurang direkomendasikan. Sambal tersebut disajikan dengan berbagai banyak pilihan menu lauk seperti ayam goreng, bebek goreng, lele, ceker, kepala, tahu, tempe, juga aneka sate-satean seperti sate kulit, sate ati ampela, sate usus, dan lain sebagainya. Lauk-lauk tersebut seperti ayam yang lembut dan gurih, akan lebih nikmat lagi jika dimakan dengan jukut goreng, kol goreng, terong goreng, dan petai goreng. Dalam satu porsi, pembeli akan mendapatkan lalapan jukut dan timun sebagai pelengkap. "Enaknya makan disini sambelnya bisa nambah, makan rasanya jadi lebih puas" ujar Aisyah. Disini juga tersedia berbagai pilihan minuman sebagai pelengkap hidangan bagi pengunjung.
Meskipun usaha ini baru berjalan beberapa waktu terakhir, namanya mulai naik sekitar beberapa bulan belakangan. Dengan berkolaborasi dengan berbagai influencer di media sosial, Sambalan Mba Put menjadi viral dan semakin cepat dikenal banyak orang. Sesuai dengan popularitas yang ada, usaha ini memberikan ekspetasi akan rasa makanan yang enak dengan harga yang bisa dibilang terjangkau. Sejumlah pengunjung yang sudah mencoba hidangannya juga memberi komentar baik melalui akun sosial media Sambalan Mba Put. "Sambalan Mba Put buka jam 5 sore sampai tutupnya kira kira jam 10 malem" jelas adik pemilik usaha. Lokasi tepatnya berada di Alun-alun Brebes depan TK Setda.
Beberapa pelanggan menilai sambal yang disajikan memiliki karakter yang berbeda dari tempat lain, rasa sambal yang autentik, pedas namun tetap kaya rasa, jadi tidak hanya sekedar rasa pedas. Disiapkan secara langsung di depan pembeli, pada proses ini memberi kesan yang segar dan menyajikan makanan tetap hangat. Harga yang masih dibilang terjangkau, dengan harga yang ramah kantong, banyak pelanggan merasa puas dengan porsi dan cita rasanya. Pelayanan yang ramah, bukan hanya soal rasa, pelayanan yang baik juga mampu memberikan kesan positif bagi para pengunjung.
Proses penyajian di Sambalan Mba Put menggunakan konsep prasmanan. Pengunjung dipersilakan memilih dan mengambil sendiri lauk serta pelengkap sesuai selera. Setelah itu, ayam atau lauk yang sudah dipilih akan digoreng langsung oleh pelayan agar tetap hangat saat disajikan, sambalnya juga dibuatkan dan disiapkan oleh pelayan di tempat, sehingga cita rasanya tetap terjaga dan sesuai dengan pesanan masing-masing. Menurut karyawan, konsep ini dipilih agar pengunjung dapat lebih leluasa menentukan menu yang diinginkan.
Dengan popularitas yang terus meningkat, Sambalan Mba Put kini kerap menjadi rekomendasi kuliner bagi banyak orang, khususnya bagi pencinta hidangan pedas. "Kalau lagi hujan-hujan di Brebes, Sambalan Mba Put wajib dicoba" ujar salah satu pelanggan.


Komentar
Posting Komentar